syari'at itu katanya
ini hanyalah seonggok
seolah tau dan berjuang
namun hanyalah aku
seorang simpatisan
mengenal kemudian pergi
awal datang dari hati
pergi tindakan dan pikiran
akankah terulang seperti dulu
yaitu aku yang selalu mendambakanmu
wahai khilafah kapan engkau berdiri
dan saksikanlah ya rabb
kami hendak mengenal khilafah
hati kami terketuk mengenalnya
jiwa kami berharap memperjuangkannya
isi dari kehidupan ini tak lepas
dari segala yang ada
tak pernah padam oleh apapun
walau setetes ilmu ini
berapa milyar terlepas dari itu
oh dimana gerangan waktu itu
datangnya ditunggu
perjuangan diadakan
perlawanan dilakukan
selalu Q ratapi takdir ini
hamba tak bisa lepas daripadanya
ingatkah Ya Rabb aku yang dulu
menjerit disaat kesenangan ditangan Mereka